Minggu, 10 Maret 2013

Secangkir Tips

Oke, Ujian Nasional sudah di depan mata. Itulah saat untuk menunjukan kemampuan kita belajar selama tiga tahun, di pertaruhkan. Selamat berjuang untuk kakak kelas XII. Kalian pasti bisa. Ada sedikit tips untuk memlilih jurusan yang tepat nih bagi yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Silahkan dinikmati, hehee ...
 



Untuk memilih jurusan yang tepat bagi diri kita, alangkah lebih baik nya lagi jika kita mengingat hal-hal berikut :
Berdoa - Awal dan niat yang baik akan lebih dipermudah ketika dimulai dengan berdoa. Oleh sebab itu, jauh-jauh hari sebelum memilih kuliah, sebaiknya tekun berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing agar diberi ilham, petunjuk, inspirasi dan dipermudah rencana-rencana karir dan hidup yang ingin dicapai.
Kenali diri, kenali minat dan bakat sendiri - Masa sekolah ketika SMP dan SMA adalah masa yang “rawan” sebab pada masa ini para siswa mencari-cari identitas, termasuk minat dan bakat mereka. Pengaruh lingkungan, misalnya pergaulan teman, begitu mudah diterima. Oleh sebab itu, sebelum memilih jurusan di SMA dan kuliah, kenali minat dan bakat jurusan yang akan dituju, sebab pendidikan yang akan dipilih akan membantu mengembangkan potensi yang dimiliki. Tiap orang dibekali dan dikaruniai talenta, bakat dan kemampuan yang bisa dikembangkan dan dibanggakan. Kenali dan gali potensi itu. Jangan sampai karena ikut-ikutan teman atau pacar, maka jadi salah jurusan dan tidak menikmati pelajaran dan kuliah.
Konsultasi dengan institusi yang relevan - Berkaitan dengan pengenalan minat dan bakat itu, institusi keluarga dan pendidikan memiliki peran yang penting dalam menyediakan informasi yang handal dan menyediakan ruang konsultasi dan diskusi. Seringkali kesalahan memilih jurusan karena kekurangan dan ketiadaan informasi yang handal bagi para siswa sehingga akhirnya mereka ikut-ikutan pilihan teman sepermainan. Oleh sebab itu, sebaiknya sebelum memilih jurusan, konsultasikan dengan keluarga mengenai cita-cita dan pilihan jurusannya. Dalam kasus saya, karena orang tua tidak memiliki informasi yang relevan, saya menceritakan rencana-rencana yang akan dijalani dan meminta doa restu orang tua. Juga dengan pihak sekolah, dalam hal ini bisa ke Bimbingan Penyuluhan/Bimbingan Konseling atau ke wali kelas. Jika sudah mengetahui minat jurusan yang dituju, pelajari dan pahami pelajaran-pelajaran yang akan diperdalam.
Percaya diri - Karena pengaruh lingkungan yang kuat, para siswa biasanya gampang terpengaruh, bahkan ketika telah memilih jurusan yang hendak diikuti. Akibatnya mereka bisa merubah keputusan yang dipilihnya atau ikut-ikutan teman. Oleh sebab itu, setelah mempunyai keyakinan akan minat jurusan yang dipilih, yakin dan mantapkan hati bahwa pilihan itu adalah yang terbaik dan sesuai dengan perencanaan karir yang dipilih. Misalkan, jika ada seseorang yang memiliki passion di bidang pengembangan Bahasa dan Sastra Jawa dan memilih untuk kuliah di bidang tersebut, pasti akan ada banyak orang yang bertanya dan mungkin mencibir, mau jadi apa? Prospek pekerjaannya apa? Gajinya berapa?
Pertanyaan-pertanyaan di atas memang masuk akal dan mungkin bisa menggoyahkan kepercayaan diri. Namun, prinsip fokus pada bidang yang ditekuni dan hasil penelitian investasikan 10.000 jam supaya bisa jadi ahli dan pakar dalam bidang yang kita geluti, barangkali bisa menjadi salah satu solusi. Jika kita menginvestasikan waktu kita untuk fokus pada pekerjaan dan kita akhirnya menjadi ahli, maka dengan sendirinya, kepakaran kita akan diburu dan dicari orang. Dalam kasus Bahasa dan Sastra Jawa misalnya, karena semakin sedikit orang yang belajar bidang itu, sementara ada banyak agenda untuk melestarikan budaya dan bahasa Jawa, maka apabila kita fokus dan sungguh-sungguh bekerja dan belajar pada bidang itu hingga jadi seorang ahli, maka keahlian kita akan dicari banyak orang. Kesuksesan dan uang akan menyusul dengan sendirinya. Jadi, mantapkan hati dan percaya diri.
Cari kampus yang pilihan jurusannya ada - Jika sudah mantap dan percaya diri memilih jurusan yang dituju, cari kampus dan fakultas yang menyediakan program yang dituju. Hubungi pihak sekolah, buka website kampus atau meminta brosur fakultas yang bersangkutan untuk mengetahui program-program perkuliahan termasuk matakuliah dan kurikulum yang diajarkan. Pelajari kurikulum tersebut apakah sesuai dengan kebutuhan dan minat bidang pendidikan yang ingin diambil, termasuk akreditasi lembaga, profil alumni dan lulusan, biaya kuliah, lingkungan kampus, profil dosen dan pengajar serta fasilitas yang dimiliki kampus.
Perbanyak networking dan koneksi - Dengan era Internet sekarang, menjalin jejaring dan mencari koneksi menjadi lebih mudah dan sangat penting. Berkaitan dengan pemilihan jurusan, cari dan dekati orang-orang yang memiliki minat yang sama dan pernah berkuliah pada bidang tersebut. Selain mendapatkan informasi juga akan mendapat kesempatan koneksi orang-orang yang bekerja pada bidang yang sama sehingga akan membuka peluang untuk berkarir setelah kuliah selesai.
Kunjungi pameran pendidikan - Pada beberapa kesempatan, seringkali sekolah atau institusi pendidikan tertentu mengadakan pameran pendidikan. Banyak perguruan tinggi yang membuka pameran di sana dan membuka ruang konsultasi. Tidak salahnya mengunjungi pameran tersebut untuk berkonsultasi langsung dengan pihak kampus dan mungkin ada informasi beasiswa dari kampus atau sumber lain yang bisa dimanfaatkan untuk kuliah.
Pilih sesuai bakat
Jurusan kuliah menentukan masa depan. Mahasiswa jurusan kedokteran tidak akan memiliki masa depan yang sama dengan mahasiswa jurusan kehutanan. Oleh karena itu pilihanmu menentukan masa depanmu, pilihlah jurusan yang memang sesuai bakat yang kamu miliki. Jika kamu menyukai komputer maka pilihlah jurusan informatika atau sejenisnya. Mengapa demikian? terkadang di dalam kampus nantinya banyak yang akhirnya tidak bergairah untuk ikut perkuliahan karena memang tidak punya ketertarikan dengan jurusan yang dipilihnya.

Pilih jurusan berkualitas
Jurusan berkualitas juga mempengaruhi masa depanmu. Jurusan yang sama dengan akrediatasi yang berbeda tentunya akan mempengaruhi minat kuliahmu. Sebelum memilih jurusan carilah informasi mengenai jurusan yang akan kamu pilih. Lihat akreditasinya, semakin baik nilai akreditasinya maka semakin bagus pula kualitas jurusan tersebut. Nilai akreditasi biasanya berbebeda antara A-C.
Tanyakan fasilitasnya
Jurusan bagus tapi minim fasilitas juga percuma saja. kelengkapan fasilitas di kamppus berbanding lurus dengan minat belajar mahasiswa. Sebelum memilih jurusan sempatkanlan bertanya atau mencari informasi mengenai kelengkapan alat-alat kebutuhan kamu nantinya di dalam kampus. Carilah kampus yang memiliki fasilitas terlengkap.

Pertimbangkan masa depan
Tujuan kuliah sebanarnya adalah untuk mewujudkan mimpi masa depan. Jurusan pilihan kamu harus sesuai dengan impian kamu. Jika kamu ingin menjadi guru, maka pilihlah jurusan tentang keguruan, jangan memilih jurusan kesehatan. Memilih jurusan yang peluang kedepannya bagus adalah pilihan yang tepat. sebab ada beberapa jurusan yang tidak memiliki prospek kedepan yang baik.Itulah beberapa tips dan cara memilih jurusan yang tepat di universitas. Ingat sekali lagi pilihan menetukan masa depanmu. Jadi jangan salah pilih.


Sumber : http://tikars.blogspot.com/
 http://edukasi.kompasiana.com/2013

Good Luck :))

15 komentar: